Dunia Konservasi Indonesia Berduka, Diego Tutup Usia Diusia 17 Tahun

Dunia Konservasi Indonesia Berduka, Diego Tutup Usia Diusia 17 Tahun
Bacakan Artikel

Kondisi lainnya adalah aktivitas minum sangat minim dimana minum pagi hari 5 tegukan, siang hari ketika mau diberi obat 3 tegukan, sore ketika dimandikan 1 tegukan.

Sejak 10 September

Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin menjelaskan, gejala diego sakit mulai terlihat pada 10 September 2026 lalu. Ia  mengalami penurunan kondisi kesehatan dengan kotoran mencret dan nafsu makan berkurang.

Melihat kondisi tersebut, tim medis Balai Besar KSDA Riau segera melakukan pemeriksaan dan dalam diagnosa awal gajah mengalami cacingan karena ditemukan beberapa cacing dalam kotoran yang dikeluarkan. Selanjutnya melakukan pemberian obat antibiotik, antiradang antiinflamasi, dan pemberian obat cacing.

Tim medis BBKSDA Riau segera melakukan pengobatan dengan pemberian cairan infus, obat – obatan supportif (vitamin) dan antiradang serta antiinflamasi. Kemudian dilakukan pengambilan sampel berupa feses untuk dilakukan pemeriksaan parasit.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: