News and Education Versi penuh
EBis

IHSG Ditutup Hijau, DEWA dan BUMI Terbang!

Oleh Redaksi 02 Nov 2026 16:35 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan Senin (2/11/2026). IHSG ditutup naik 39,78 poin atau 0,79% ke level 5.096,83. Penguatan indeks ditopang mayoritas sektor saham yang bergerak di zona hijau. IDX Sektor Barang Baku mencatat kenaikan terbesar sebesar 2,12%, disusul IDX Sektor Energi yang menguat 1,53% dan IDX Sektor Infrastruktur naik 1,40%. Selanjutnya, IDX Sektor Perindustrian menguat 0,76%, IDX Sektor Keuangan naik 0,36%, IDX Sektor Barang Konsumer Non-Primer bertambah 0,30%, serta IDX Sektor Barang Konsumer Primer menguat tipis 0,04%. Di sisi lain, IDX Sektor Kesehatan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni turun 0,64%. IDX Sektor Properti dan Real Estat terkoreksi 0,22%, IDX Sektor Teknologi melemah 0,16%, sedangkan IDX Sektor Transportasi turun 0,12%. Aktivitas perdagangan saham di BEI mencatatkan volume sebanyak 35,31 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp12,38 triliun. Sebanyak 315 saham menguat, 285 saham melemah, dan 118 saham tidak mengalami perubahan harga. Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga terbesar, di antaranya LIFE yang naik Rp1.025 menjadi Rp10.025 per saham. Kemudian ROCK menguat Rp450 ke Rp2.270 dan STTP melonjak Rp625 menjadi Rp8.325 per saham. Sementara itu, saham DCII mengalami penurunan harga terbesar dengan koreksi Rp1.975 menjadi Rp173.000 per saham. Disusul ADES yang turun Rp1.400 ke Rp31.500 dan AADI melemah Rp775 menjadi Rp10.700 per saham. Dari sisi aktivitas transaksi, BUMI menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 49.421 kali dan nilai transaksi Rp474 miliar. Berikutnya BBCA mencatatkan 40.424 kali transaksi senilai Rp986 miliar, sedangkan BBRI diperdagangkan sebanyak 34.298 kali dengan nilai Rp502 miliar. Pada jajaran saham LQ45, DEWA memimpin kenaikan dengan menguat 11,21%. Selanjutnya INDY naik 8,15% dan BUMI bertambah 7,56%. Sebaliknya, AADI menjadi saham dengan pelemahan terdalam di indeks LQ45, yakni turun 6,75%. Disusul PTBA yang terkoreksi 4,01% dan INCO melemah 2,63%.