Pojopojo', Si Penyelamat dalam Dunia Ikat Mengikat

Pojopojo', Si Penyelamat dalam Dunia Ikat Mengikat
Bacakan Artikel

Jalurdua.com Klikhijau.com - Selama masih ada pojopojo', persoalan ikat mengikat akan beres. Apalagi sekadar mengikat karung yang telah terisi hasil panen, entah kopi, tire atau cengkeh.

Kulit dari batang pojopojo' memang patut diandalkan, kuat dan lentur untuk dijadikan pengikat. 

Kelenturannya bisa didapat saat masih basah. Begitu kering, kulitnya akan kaku. Cengkeraman ikatannya tak sekuat saat basah.

Pojopojo' adalah tumbuhan liar. Nama nasionalnya (Indonesia), pulutan. Nama ilmiahnya Urena lobata.

Pulutan ini memiliki ragam bahasa lokal, tergantung di daerah mana ia tumbuh. Di Bulukumba, khususnya di Desa Kindang, namanya pojopojo'.

Karena masuk kategori gulma, keberadaannya di kebun terkadang langka. Penyebabnya sederhana, petani menumpasnya.

Padahal, keberadaan tanaman ini, menjadi salah satu penyelamat bagi petani, khususnya dalam hal ikat mengikat.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: