News and Education Versi penuh
EBis

Tender Wajib DOOH Gagal Serap 2,62 Miliar Saham di Harga Rp148, Kenapa?

Oleh Redaksi 04 Nov 2026 22:34 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Sinergi Internasional Investama selaku pengendali baru PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) telah menyelesaikan periode penawaran tender wajib (mandatory tender offer) tanpa memperoleh satu pun saham dari pemegang saham publik.  Dalam periode penawaran yang berlangsung 5 Oktober hingga 3 November 2026, tidak ada pemegang saham yang bersedia menjual sahamnya pada harga Rp148 per saham. Berdasarkan laporan hasil penawaran tender wajib yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penawaran tersebut mencakup maksimal 2,62 miliar saham atau setara 33,91% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh DOOH. Namun, berdasarkan laporan PT Ficomindo Buana Registrar selaku Biro Administrasi Efek, jumlah saham yang ditawarkan untuk dijual oleh pemegang saham tercatat nihil atau 0 saham. Dengan demikian, jumlah saham yang berhasil dibeli PT Sinergi Internasional Investama melalui tender wajib juga nihil atau 0% dari total saham perseroan. “ Penyelesaian transaksi sebelumnya dijadwalkan pada 9 November 2026. Namun, karena tidak terdapat pemegang saham yang menjual sahamnya, tidak ada transaksi yang perlu diselesaikan” tulis  Direktur PT Sinergi Internasional Investama, Tinawati dalam laporannya yang disampaikan ke OJK pada 4 November 2026. Meski tender wajib tidak menghasilkan pembelian saham tambahan, komposisi kepemilikan PT Sinergi Internasional Investama di DOOH tetap sebesar 51% atau sebanyak 3,95 miliar saham. Sementara itu, PT Prambanan Investasi Sukses yang sebelumnya memiliki 1,17 miliar saham atau 15,09%, tercatat tidak lagi menjadi pemegang saham langsung dalam komposisi setelah penawaran tender wajib. Porsi kepemilikan sebesar 15,09% tersebut kini tercatat atas nama PT Beruntung Berkat Sejahtera dengan jumlah saham yang sama, yakni 1,17 miliar saham. Dengan demikian, komposisi pemegang saham DOOH setelah pelaksanaan tender wajib adalah sebagai berikut: PT Sinergi Internasional Investama 3,95 miliar saham atau 51%PT Beruntung Berkat Sejahtera sebanyak 1,17 miliar saham atau 15,09%Masyarakat sebanyak 2,62 miliar saham 33,91%Total saham yang tercatatr sebanyak 7,74 miliar saham. Sebagai informasi, pada perdagangan Rabu (4/11) saham DOOH turun 7 persen atau ambles hingga ARB ke level Rp186. Dalam sepekan anjlok 19,8 persen. Dalam sebulan tersungkur 47,1 persen dari harga  Rp352 pada 5 Oktober 2026.