News and Education Versi penuh
Opini

Tuntaskan Program PEKA AIR, PLN UP Punagaya Serahkan Infrastruktur Air Bersih Berbasis IoT

Oleh Redaksi 17 Sep 2026 13:50 2 menit baca

Jalurdua.com Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya resmi merampungkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "PEKA AIR" (Peningkatan Kapasitas Manajemen Akses Air Bersih Punagaya).

Puncak program ini ditandai dengan penyerahan bantuan infrastruktur dan fasilitas air bersih kepada masyarakat Desa Punagaya, Kabupaten Jeneponto, pada Kamis (20/8/2026). Langkah ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendorong kemandirian kelompok masyarakat setempat.

Bantuan pamungkas di tahun 2026 ini difokuskan pada penguatan jaringan distribusi dan digitalisasi pemantauan air. PLN menyerahkan bantuan berupa pipa HDPE tangguh sepanjang 1.700 meter.

Total perpipaan tersebut terdiri dari 1.100 meter pipa berukuran 2 inci dan 600 meter pipa 1,5 inci, lengkap dengan seluruh sambungannya.

Selain pengadaan pipa, PLN juga melakukan intervensi teknis untuk memulihkan fasilitas warga. Hal ini mencakup perbaikan sumur Kelompok Pengelola Sarana Air Bersih (KP-PAB) yang sebelumnya terdampak longsor, serta pengangkutan material longsoran.

Infrastruktur ini juga dilengkapi dengan teknologi cerdas. PLN memfasilitasi perbaikan sistem sensor Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pengelola memantau debit air secara real-time.

Manager PT PLN NP UP Punagaya, Febri Hartanto, menyampaikan bahwa penyerahan ini merupakan tanda kesiapan masyarakat mengelola akses air bersih secara mandiri.

“Program PEKA AIR dirancang tidak hanya untuk membangun fisik, tetapi juga kapasitas warga. Dengan perbaikan perpipaan, sumur, hingga sensor cerdas ini, kami berharap KP-PAB memiliki amunisi lengkap mendistribusikan air secara merata dan profesional,” tegas Febri.

Kehadiran infrastruktur ini disambut antusias oleh warga dan pemerintah desa. Kepala Desa Punagaya, Andi Pangerang Mustamu Karaeng Rani, menyebut bantuan ini sangat krusial bagi warganya.

“Tambahan ribuan meter pipa HDPE ini langsung menjawab krisis akses air warga di titik-titik terjauh. Kami berterima kasih karena PLN tidak pernah setengah-setengah dalam membantu desa kami hingga tahap kemandirian ini,” tutur Andi Pangerang.

Ketua KP-PAB Desa Punagaya, Asdanugraha, turut menegaskan komitmen kelompoknya untuk menjaga amanah tersebut. Ia berjanji akan merawat seluruh fasilitas dan infrastruktur perpipaan canggih yang telah diserahkan.

Melalui tuntasnya program PEKA AIR, ketersediaan air bersih di Desa Punagaya diharapkan dapat terus mengalir secara berkesinambungan dan membawa dampak positif bagi kesehatan maupun kesejahteraan warga.