KKN Tematik II UNG Dampingi Petani Desa Modelidu Terapkan Teknik Konturing pada Lahan Miring

KKN Tematik II UNG Dampingi Petani Desa Modelidu Terapkan Teknik Konturing pada Lahan Miring
Bacakan Artikel

Koordinator BPP Telaga Biru, Tjokro Husain, S.P., menilai kegiatan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kondisi pertanian di Kabupaten Gorontalo, khususnya karena keberadaan lahan miring yang cukup luas. 

Ia berharap kegiatan KKN Tematik II UNG dapat menjadi contoh yang dapat dikembangkan di wilayah lain. 

"Kami berharap pengabdian ini bisa menjadi percontohan yang baik untuk Kabupaten Gorontalo. Lahan miring di wilayah kita cukup luas, sehingga teknik konservasi seperti konturing sangat penting untuk diterapkan agar lahan tetap produktif dan tidak semakin mengalami degradasi,” jelas Tjokro Husain.

Menurutnya, pendampingan kepada petani melalui praktik langsung menjadi salah satu pendekatan yang penting agar teknologi konservasi tanah tidak hanya dipahami secara teori, tetapi dapat diterapkan sesuai kondisi lahan yang dimiliki masyarakat.

Pentingnya kesadaran petani

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi program kerja KKN Tematik II UNG yang menghadirkan tiga mahasiswa sebagai narasumber dengan perspektif keilmuan yang berbeda.

Siti Nazwa Muzdalifah Kamali dari Jurusan Ilmu Hukum memaparkan materi mengenai dasar hukum dalam menjaga ekosistem tanah dan air. 

Ia menjelaskan pentingnya kesadaran pelaku usaha tani terhadap pengelolaan dan perlindungan sumber daya tanah dan air.

Materi tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2014 tentang Konservasi Tanah dan Air, yang menjadi salah satu dasar dalam pelaksanaan upaya konservasi tanah dan air.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: