News and Education Versi penuh
Edukasi

Membaca hujan

Oleh Redaksi 01 Nov 2026 08:59 2 menit baca

JALURDUA - Membaca hujan

gadis kecil itu kegirangan. baju sekolah yang akan dipakai upacara bendera telah kering. biasanya ia mesti menunggu sehari semalam.

tapi, ketika kemarau tiba, baju sekolahnya mengering dalam dua dengan tiga jam saja.

"aku ingin kemarau saja setiap hari Minggu," harapnya.

hari minggu adalah hari raya mencuci

hari Minggu kemarin, gadis kecil itu gagal mencuci pakaiannya

untuk pertama kalinya, hari Minggu tak ia rayakan dengan mencuci. ia sibuk mencari air.

air lupa jalan menuju rumahnya

ketika sedang duduk di teras mendengar lagu galau
ia berdoa diam-diam, agar hujan tiba menderas
dan air kembali mengalir ke rumahnya

ia ingin kembali merayakan hari Minggu dengan mencuci

Okt 2026

Mata Api

subuh tadi, kau mengirim kabar, seorang lelaki sepuh masuk hutan. di matanya ada bara api. 

kau ingin melarangnya, tapi mulutnya penuh pasal-pasal

dan di tangannya ada berkas, ada tanda tangan pak lurah. di atasnya berstempel basah.

kertas bertanda tangan selalu lebih kuat dari, bahkan nyawa.

setelah orang itu masuk hutan, banyak orang ikut
mereka membeli mata api.

lalu merah menyala datang dari hutan

kukatakan padamu, hutan tak membakar dirinya sendiri. hutan tak punya korek, juga tak merokok

pun hutan sayang pada dirinya

hutan dibakar oleh lelaki sepuh itu
ia memiliki mata api
panas memanggang

lelaki sepuh itu, hanya perlu mengedipkan mata
semua akan terbakar
bukan hanya hati kekasih
tapi juga hutan dan semua kritik


Okt 2026


Api Berdasi

pernahkah kamu lihat api memakai dasi?
dasinya merah marah, penuh kerakusan

api berdasi itu dikoleksi oleh mereka yang menganggap masa depan hanya miliknya sendiri

yang lain  numpang, tapi membayar pajak

api berdasi itu, bisa membakar apa saja, kecuali kekuasaan

Okt 2026